Selasa, 16 Juni 2009

Menampilkan Icon di Address Bar Dengan Mudah

May 5th, 2009 | Published in Artikel & Tutorial, News, Web Design

Di website-website yang sering kita kunjungi, sering kita lihat adanya sebuah icon di sebelah kiri address bar. Icon ini juga akan muncul ketika kita bookmark website tersebut di browser yang kita gunakan sehari-hari. Sebagai contoh adalah huruf F putih dengan latar belakang biru pada situs Facebook.

Icon ini disebut juga sebagai favicon –mungkin maksudnya adalah favorit icon– dan tentu saja Anda juga bisa membuatnya sendiri untuk website Anda agar terlihat lebih menarik dan terkesan profesional.

Pertama-tama Anda siapkan dulu file gambar dengan ekstensi .ico berukuran 16 x 16 piksel. Untuk membuat file .ico Anda bisa menggunakan image converter yang bisa dengan mudah dicari di internet. Anda juga bisa membuat sendiri menggunakan tool online dari website favicongenerator.com dan mendownload hasilnya ke komputer.

Simpanlah file tersebut dengan nama favicon.ico kemudian upload ke website Anda di folder/direktori public_html. Sekarang coba Anda refresh halaman website Anda, website Anda sekarang sudah dilengkapi dengan favicon sehingga terlihat lebih keren.

Di browser saya belum muncul, bagaimana ini?

Jangan panik dulu. Browser akan menyimpan cache di komputer, untuk itu silahkan membersihkan cache browser Anda kemudian coba akses lagi. Jika ternyata masih belum muncul juga, silahkan periksa browser Anda apakah sudah mendukung penggunaan favicon atau belum.
Membuat Sitemap Otomatis di Blog
January 5th, 2009 | Published in Web Programming | 1 Comment

Seperti kita tahu, sitemap akan memudahkan craw search engine dalam menelusuri halaman web kita. Jika anda menggunakan wordpress, ada plugin yang sangat menarik untuk membuat file sitemap secara otomatis, nama plugin tersebut adalah google-xml-sitemap. Walaupun namanya google, tapi plugin tersebut bisa juga digunakan untuk menarik atau memancing craw dari search engine lainnya. Selain itu juga plugin ini bisa membuat file roboots.txt secara otomatis. File robots adalah untuk memberikan akses atau jalan, file mana saja yang boleh dikunjungi dan tidak boleh dikunjungi oleh search engine. Harapannya adalah dengan menunjukan jalan mana saja yang harus dilewati bot, pencarian atau proses crawler search engine bisa lebih efektif.

Mari kita bahas mengenai plugin hebat tersebut. Langkah pertama adalah anda menginstall dan mengaktifkan terlebih dahulu plugin tersebut. Cara menginstall plugin telah kami bahas di episode sebelumnya yaitu cara menginstall plugin wordpress. Setelah anda mengupload plugin dan mengaktifkannya, langkah selanjutnya adalah mensetting plugin tersebut. Silahkan masuk ke wp-admin dan pilih Setting >> XML-Sitemap. Tampilannya adalah sebagai berikut:


Jika server anda mendukung suPHP, anda tidak perlu melakukan apa-apa lagi, tinggal klik create sitemap. Secara otomatis file sitemap.xml, sitemap.xml.gz dan robots.txt akan tercreate. Jika server yang digunakan tidak mendukung suPHP, anda bisa create sendiri file-file tersebut dan berikan permission writeable, lalu mulai create sitemap. Anda bisa menanyakan ke support hosting apakah account anda mendukung suPHP atau tidak?

Setelah sitemap di blog anda dibuat, langkah selanjutnya adalah membuat sitemap di google. Anda bisa ikuti panduan atau artikel cara membuat sitemap di google

Menginstall Plugin Wordpress

December 26th, 2008 | Published in Web Programming | 4 Comments

Bulan desember ini khusus kami menulis mengenai panduan tentang wordpress, mulai dari instalasi sampai maintenance dan settingnya. Pada panduan kali ini kami mencoba memandu anda untuk menginstall plugin di wordpress. Sebelumnya kami pernah menulis plugin wordpress yang bagus untuk blog anda. Tanpa berorasi panjang, mari kita mulai bagaimana cara menginstall plugin wordpress di account hosting anda.

Langkah pertama adalah tentukan plugin yang akan anda install. Wordpress telah menyediakannya di url http://wordpress.org/extend/plugins, anda bisa mendownloadnya dengan gratis. Sama seperti halnya pada themes, file download plugin juga dalam bentuk kompresi .zip untuk lebih memudahkan anda dalam mengupload ke blog anda. Di halaman plugin yang anda download, ada petunjuk installation dan juga screenshot dari plugin tersebut.

Baiklah, setelah anda download pluginnya, silahkan anda upload ke server account anda di folder wp-content/plugins/. Silahkan anda ekstrak sesuai petunjuk dari plugin tersebut. Sama halnya seperti themes, untuk mengaktifkan plugin tersebut dilakukan melalui admin wordpress. Silahkan anda login ke administrator wordpress, lalu aktivated plugin yang dimaksud. Di blog andapun sekarang bertambah plugin baru.

Tips mengenai plugin, jangan menggunakan plugin terlalu banyak karena hal ini akan membuat blog anda lambat diakses. Hapus plugin yang tidak aktif karena wordpress tetap akan mengecek semua folder atau file yang berada di folder wp-content. Akhirnya, semoga bermanfaat

Mengganti Theme Wordpress

December 23rd, 2008 | Published in Web Programming

Secara default wordpress menyediakan dua theme blog, yaitu default dari kurbrick dan classic. Tentunya theme ini banyak yang tidak sesuai dengan selera Anda, dan anda ingin menggantinya dengan tampilan yang sesuai dengan selera anda. Bagaimana cara mengganti theme blog wordpress Anda? Mari kita bahas di tulisan ini.

Wordpress telah menyediakan beberapa theme yang bisa kita download dan gunakan di url berikut http://wordpress.org/extend/themes/. Silahkan anda pilih theme yang sesuai dengan selera anda, lalu download ke komputer anda. File hasil download biasanya berbentuk file kompresi dengan ekstensi .zip.

Setelah anda download, silahkan anda masuk ke cPanel account anda dan pilih File Manager, anda juga bisa menggunakan FileZilla. Kami telah bahas panduan upload melalui File Manager dan juga FTP Client. Silahkan anda menuju folder wp-content/themes/ dan upload file hasil download tadi ke folder tersebut. Setelah proses upload selesai, silahkan anda kembali ke File Manager, klik kanan nama filenya kemudian pilih ekstrak. Hasil ekstrak berupa folder dengan nama themes yang di download tadi. Jika hasil ekstrak bukan berupa folder theme, berarti ada kesalahan di themes tersebut dan anda harus menyatukannya dalam suatu folder.

Proses selanjutnya adalah mengaktifkan theme yang akan digunakan melalui administrator wordpress. Silahkan anda login ke wordpress administrator http://….direktorywordpress/wp-admin/. Di halaman admin ini, silahkan anda pilih menu Design dan disana anda akan menemukan beberapa themes. Klik theme yang akan digunakan dankemudian pilih activated di jendela popup ajax yang muncul. Dan tampilan blog andapun seketika menjadi berubah.